Kamis, 07 Mei 2009

love...?

tulisan ini kubuat tahun 2007
pertamanya aku mencoba mencari definisi cinta dengan mewawancarai teman-temanku....
orang yang ada di sekelilingku!
ini tulisanku itu... walaupun sebenernya belumlah lengkap....
tapi silahkan dibaca aja!



8 Januari 2007

Cinta, apakah arti dari sebuah kata cinta? Seringkali kita mengatakan dan mengungkapkannya. Tapi apa sebetulnya makna dari satu kata ini? Kata yang seringkali kita pandang indah dan begitu agung. “jangan pernah menyanjung cinta, bila tak mengerti makna...” salah satu kata-kata dari sebuah lirik lagu cinta seorang penyanyi dan pencipta lagu terkenal. Lagu melankolis yang mendayu-dayu yang jelas-jelas akan menghantarkan kita pada sebuah angan dan membuat kita berfikir bahwa itulah cinta. Terkadang secara tak sadar kita seperti seseorang dalam lirik lagu itu, menyanjung dan mengagungkan cinta tanpa kita tahu pasti apa arti dari kata cinta itu sendiri.

Perjalanan yang sangat panjang bagi penulis untuk mencari makna cinta itu sendiri, karena setiap orang memiliki persepsi tentang cintanya masing-masing. “cinta adalah (maaf) tai kucing!” Begitu misterius dengan baunya yang asam bentuknya yang aneh namun sanggup menarik banyak perhatian orang-orang setidaknya untuk bertanya kenapa itu ada disitu atau untuk marah-marah. Itu persepsi seorang teman. Banyak juga orang yang mengatakan bahwa “cinta adalah sesuatu yang abstrak.” Dimana seseorang hanya dapat merasakan tanpa dapat menjelaskan apa sebenarnya definisi dari kata cinta tersebut.

Dari semua definisi yang dilontarkan oleh koresponden (teman-teman si penulis), penulis setuju dengan salah seorang koresponden yang mengatakan bahwa definisi “cinta adalah sebuah perasaan dimana kita merasa akan sebuah keberpemilikan, baik itu pada sebuah benda, seseorang, maupun pada hal lain.” Maksud dari pernyataan diatas adalah, bahwa cinta ada karena hati yang sudah saling terikat atau terkait, tak peduli jauh atau dekat, jelek atau bagus, dan lain-lain. Ketika dalam hati kita ada semacam keterikatan, saat itulah kita merasa kita telah jatuh cinta.

Oya, kita perlu juga menggarisbawahi kata “cinta tak harus memiliki!”. Menurut salah satu teman sang penulis, pernyataan itu hanyalah pernyataan kosong. Kalau cinta adalah rasa keberpemilikan, maka tak akan ada kata yang mengatakan sebaliknya. Bahkan koresponden yang lain menyebutkan, menurutnya kata-kata itu hanyalah merupakan kata-kata penghiburan bagi orang-orang yang tidak mendapatkan cintanya. Setidaknya dengan adanya kata-kata itu, dapat menekan jumlah orang-orang yang bunuh diri karena cinta atau juga dapat menekan jumlah orang-orang yang jadi gila karena cinta, meskipun orang-orang putus asa seperti itu masih juga tetap ada.

Lalu apa bedanya cinta dan sayang? Hal ini juga menarik untuk di bahas. Ada yang bilang, cinta itu perasaan ingin memiliki sedangkan sayang adalah perasaan dimana kita ingin melihat orang yang kita sayangi bahagia. Definisi itu bisa saja benar. Lalu kalau ada yang bilang bahwa ia sayang suami atau istrinya atau pasangannya, tetap saja orang itu tidak ingin suaminya poligami atau istri atau pasangannya selingkuh! Jadi, apa indikasi sayang seperti yang dikatakan diatas itu memang benar terbukti? Kelihatannya masih perlu pembuktian lagi, atau hipotesis lain yang bisa mematahkan argumen diatas.

Jumat, 01 Mei 2009

Selamat Datang!!!

selamat datang bagi sapa pun yang mengunjungi blog ini!
mungkin tak akan pernah ada yang mengunjungi,
biarlah....
ini catatan hitam dan putih hidupku,
mungkin akan ada banyak hitam dan lumpur,
dan hanya sedikit sekali putih...
mungkin ini hanya rengekan seorang yang terbuang,
entah lah!
hatiku sedang kelam saat membuat blog ini,
tapi semoga tidak setiap waktu...
moga isinya bisa memberi pengetahuan pada orang2,
bukan hanya sekedar sebuah rintihan...
aku akan mencoba terbuka!
selamat datang!
WELCOME TO MY LIFE!
this is black, white and unperfect world of mine!