aku tak tau...
semakin lama, dia semakin dekat ke hatiku...
aku semakin berfikir dia jodohku...
satu persatu, seakan semua kriteria itu ada padanya...
saat ini aku tak lagi menerka-nerka..
tapi memang dia seakan seperti yang kuduga..
seakan takdir bermain-main dengan rasaku...
rasa ini, yang sulit..
apa mungkin karena aku terlalu terpaku pada rasa ini?
pada hal ini?
hal semu yang seharusnya tidak ada pada hatiku?
dalam keberharapanku padanya,
aku masih berharap sebaliknya...
Rabu, 06 Juli 2011
Rabu, 27 April 2011
padamu yang menyesal...
tak usah kau berkata...
jika itu hanya kata cinta.
aku bukan seperti yang kau sangka..
bukan pula seperti yang kau damba..
aku hanyalah orang yang tak sempurna.
yang tak pantas untuk kau raih.
hidupmu sekarang bahagia..
jalanilah seperti apa adanya,
jangan pernah menatap masa lalu yang semu,
seperti diriku.
bahagiakan dirinya...
karena aku percaya dia selalu ingin kau bahagia bersamanya..
tak usah menyesal..
tak usah kau memikirkannya..
bahagiamu hanya ada bersamanya.
jika itu hanya kata cinta.
aku bukan seperti yang kau sangka..
bukan pula seperti yang kau damba..
aku hanyalah orang yang tak sempurna.
yang tak pantas untuk kau raih.
hidupmu sekarang bahagia..
jalanilah seperti apa adanya,
jangan pernah menatap masa lalu yang semu,
seperti diriku.
bahagiakan dirinya...
karena aku percaya dia selalu ingin kau bahagia bersamanya..
tak usah menyesal..
tak usah kau memikirkannya..
bahagiamu hanya ada bersamanya.
Rabu, 19 Januari 2011
temanku itu...
dia datang tepat ketika aku mulai menjadi gila,
dia datang tepat ketika aku sangat membutuhkannya,
dia datang tepat ketika aku menghadapi banyak bencana,
dia datang tepat ketika tak ada orang lagi untukku bersandar,
dia datang tepat ketika aku menghadapi tekanan yang merajam,
namun dia menghilang ketika badai ini mereda...
meninggalkanku yang merindukannya...
kawan, apakah ini yang tersisa diantara kita?
dia datang tepat ketika aku sangat membutuhkannya,
dia datang tepat ketika aku menghadapi banyak bencana,
dia datang tepat ketika tak ada orang lagi untukku bersandar,
dia datang tepat ketika aku menghadapi tekanan yang merajam,
namun dia menghilang ketika badai ini mereda...
meninggalkanku yang merindukannya...
kawan, apakah ini yang tersisa diantara kita?
Kamis, 13 Januari 2011
takut.. takut... dan takut...
aku takut...
takut padamu,
takut padanya,
takut pada mereka...
aku takut pada keadaan,
aku takut pada situasi,
aku takut pada masa lalu,
aku takut pada saat ini,
aku takut pada masa depan,
takut.. takut.. dan takut.
takut yang menghantuiku seperti badai yang mengintai..
seperti topan yang tiba-tiba datang menghadang.
aku takut sekali..
seorang berkata padaku, tenanglah...
kan ada orang yang mampu menghapuskan ketakutanku..
tapi aku takut pada orang yang akan datang itu..
juga pada dia yang mengatakan itu...
tak ada kah tempat untukku berdiri dan menghindari ketakutanku?
takut padamu,
takut padanya,
takut pada mereka...
aku takut pada keadaan,
aku takut pada situasi,
aku takut pada masa lalu,
aku takut pada saat ini,
aku takut pada masa depan,
takut.. takut.. dan takut.
takut yang menghantuiku seperti badai yang mengintai..
seperti topan yang tiba-tiba datang menghadang.
aku takut sekali..
seorang berkata padaku, tenanglah...
kan ada orang yang mampu menghapuskan ketakutanku..
tapi aku takut pada orang yang akan datang itu..
juga pada dia yang mengatakan itu...
tak ada kah tempat untukku berdiri dan menghindari ketakutanku?
Kamis, 17 Juni 2010
deadline... dead line....
aku diburu deadline...
deadline lulus...
deadline menikah...
deadline punya kerja...
semua deadline yang tak ada habisnya...
mulai dari keluargaku sampai tetangga-tetangga dan saudaraku...
semuanya menanyakan...
kapan lulus...
kapan menikah...
punya pacar? kenalin atuh ma orang rumah?
rasanya tak habis aku ingin tertawa...
mengapa tak kubiarkan saja mereka berkata...
rasanya ingin berteriak...
aku...
aku yang menghancurkan segalanya...
karena aku merasa harus menghancurkan diriku...
tapi teriakanku tak ada gunanya...
dan aku selalu mendengar apa kata mereka....
yah... biarlah...
deadline lulus...
deadline menikah...
deadline punya kerja...
semua deadline yang tak ada habisnya...
mulai dari keluargaku sampai tetangga-tetangga dan saudaraku...
semuanya menanyakan...
kapan lulus...
kapan menikah...
punya pacar? kenalin atuh ma orang rumah?
rasanya tak habis aku ingin tertawa...
mengapa tak kubiarkan saja mereka berkata...
rasanya ingin berteriak...
aku...
aku yang menghancurkan segalanya...
karena aku merasa harus menghancurkan diriku...
tapi teriakanku tak ada gunanya...
dan aku selalu mendengar apa kata mereka....
yah... biarlah...
Kamis, 15 April 2010
Rindu
pada pudar langit yang merah jambu,
disana hasratku bertalu,
mengentak merasuk kalbu...
pada langit yang membentang,
dalam surga yang melayang,
teringat akan negeri seberang
disana hasratku bertalu,
mengentak merasuk kalbu...
pada langit yang membentang,
dalam surga yang melayang,
teringat akan negeri seberang
Selasa, 16 Februari 2010
karna aku bukan khadijah...
ada seorang yang kusuka...
padanya terbetik rasa yang tak kuduga,
padanya yang jauh ntah dimana,
padanya yang tak pernah berjumpa,
padanya yang tak pernah bicara,
padanya rindu terasa..
tak dapat aku berkata,
apa lagi tersenyum mesra,
tak dapat aku mengeja,
pada setiap tingkah lakunya,
yang kuharapkan dia merasa,
pada detak yang bergelora..
di dadaku!
ingin kukatakan hatiku,
ingin kujabarkan anganku,
inginku dia kan tahu,
inginku tuk melamarmu,
tapi aku bukan khadijah...
yang suci murni dan tak tercela,
dapat meminta sang belahan jiwa..
tuhan,
bagaimana aku bisa?
karena aku bukan beliau...
padanya terbetik rasa yang tak kuduga,
padanya yang jauh ntah dimana,
padanya yang tak pernah berjumpa,
padanya yang tak pernah bicara,
padanya rindu terasa..
tak dapat aku berkata,
apa lagi tersenyum mesra,
tak dapat aku mengeja,
pada setiap tingkah lakunya,
yang kuharapkan dia merasa,
pada detak yang bergelora..
di dadaku!
ingin kukatakan hatiku,
ingin kujabarkan anganku,
inginku dia kan tahu,
inginku tuk melamarmu,
tapi aku bukan khadijah...
yang suci murni dan tak tercela,
dapat meminta sang belahan jiwa..
tuhan,
bagaimana aku bisa?
karena aku bukan beliau...
Langganan:
Postingan (Atom)